Rasarab The Arabian Junker's

Jadilah orang aneh karena kamu akan menjadi orang yang lain dari pada yang lain Pemuda penerima penghargaan PBB sbg
pencipta Penguat Sinyal Tercepat Didunia | Selebtwit Senior Termuda #1 Indonesia

quote

Terkadang kita terlalu menghawatirkan masa depan sampai-sampai kita lupa kalau kita juga butuh bahagia di masa kini.

text

Akhi, kuliah dimana?

Akhi, kuliah dimana?

Kami kuliah di Univ. Islam Madinah.

Oh, afwan. Masya Allah. Ana panggil ustadz aja;) Ustadz sudah menikah? Hmmmm. Begini ustadz. Nama ana fulanah bint fulan. Ana udah siap menikah. Ini biodata ana. Afwan atas kelancangan ana.

####

Afwan akh, antum kuliah dimana?

Saya kuliah di Lipia Jakarta.

Oh, masya Allah. Afwan, ana panggil ustadz aja:) Ustadz udah nikah? Begini. Hmmm. Nama ana fulanah bint fulan. Udah siap nikah. Ini biodata ana. Afwan atas kelancangan ana.

####

Afwan akhi, antum kuliah dimana?

Saya ta’mir masjid X di kota S. Belum kuliah mau nabung dulu. Ibu saya juga sedang sakit. Mau bantu beliau dulu.

Oh, syafahallah.

###

Nampaknya Madinah dan Lipia adalah dua kata yang indah untuk didengar. Ada sebuah kekaguman khas di hati akhwat ketika mendengarnya.

Semoga anda, yang matanya berbinar mendengar Madinah/Lipia dan menelan ludah mendengar kampus lain, membaca paragraf-paragraf ini.

Allah azza wajalla maha bijaksana lagi arif. Ada banyak lelaki shaleh, berilmu, berakhlak mulia bertebaran di kampung anda, di kampus anda, di pulau anda, di Nusantara dan bukan alumni Madinah atau Lipia.

Mereka adalah lelaki kesatria yang juga ditempa waktu. Banyak diantara mereka yang tawadhu di balik ilmunya. Mereka juga bisa baca kitab gundul dan berhafalan banyak.

Mereka bukan pangeran berbaju putih, bercelana dan bersepatu putih di atas kuda putih menjemput anda lalu menawarkan bulan madu di Eifel, Paris atau sungai Nil, Mesir.

Mereka, untuk anda, bisa jadi mengunjungi bapak anda diantar abang ojek, berkerah sedikit robek karena berterik matahari di luar sana. Mereka menggenggam tanggung jawab dan siap berpeluh keringat untuk anda dan anak-anak anda.

Mahasiswa Madinah bukanlah malaikat, begitu pula mahasiswa Lipia. Tak ada jaminan bhw mereka akan menjadi surga bagi anda di rumah tangga anda.

Dan mahasiswa kampus lain yang mempelajari mata kuliah umum juga bukan neraka bagi anda di rumah tangga anda. Bahkan sangat mungkin merekalah yang akan membawa anda untuk berlabuh di taman surga. Bi-idznillah

photo

Intermezzo….: Einstein VS Abu Nawas
Einstein & Abu Nawas duduk bersama dalam sebuah penerbangan….Einstein mengajak memain-kan sebuah per-mainan tebak-tebakan.

Einstein :"Aku akan mengajukan 1 pertanyaan…, jika Anda tidak tahu jawaban-nya maka Anda membayar saya hanya $ 5…., dan jika saya tidak tahu jawaban pertanya-an Anda…., saya akan membayar Anda $ 500…..".
Einstein mengajukan pertanyaan pertama…: “Berapa jarak dari Bumi ke Bulan..???”
Abu Nawas tidak mengucap-kan sepatah kata-pun,…., ia langsung merogoh saku-nya,…., dan mengeluarkan $ 5….. kasih ke Einstein.
Sekarang…., giliran Abu Nawas….
Abu Nawas : “Apakah yang naik ke atas bukit dengan 3 kaki,…. dan akan turun dengan 4 kaki….???”
Einstein berpikir keras…., dia mengeluar-kan semua ke-geniusan-nya….., melakukan pencarian internet…., dan meminta semua teman-temannya yang cerdas dan genius membantu-nya….., Setelah 1 jam mencari jawaban…, akhir-nya ia memberikan $ 500 pada Abu Nawas……
Einstein sambil penasaran ber-tanya….., “Naahhh…., jadi apa yang naik ke atas bukit dengan 3 kaki dan turun dengan 4 kaki itu…..???”
Abu Nawas tidak ber-suara…., ia merogoh saku…., dan memberi-kan Einstein $ 5…
Abu Nawas…., masih untung $ 490….!!!, ternyata Einstein yang GENIUS itu ber-hasil DI-KADALIN sama si Abu Nawas yang ber-akal BULUS….!
Siapa yang bakal menjadi Einstein….?, dan Siapa yang akan menjadi Abu Nawas…..?, Kita tunggu saja nanti hasil Pil-Pres 9 Juli 2014…….
WHUAKAKAKAKKAAKKKK…….

Intermezzo….: Einstein VS Abu Nawas

Einstein & Abu Nawas duduk bersama dalam sebuah penerbangan….
Einstein mengajak memain-kan sebuah per-mainan tebak-tebakan.

Einstein :
"Aku akan mengajukan 1 pertanyaan…, jika Anda tidak tahu jawaban-nya maka Anda membayar saya hanya $ 5…., dan jika saya tidak tahu jawaban pertanya-an Anda…., saya akan membayar Anda $ 500…..".

Einstein mengajukan pertanyaan pertama…: “Berapa jarak dari Bumi ke Bulan..???”

Abu Nawas tidak mengucap-kan sepatah kata-pun,…., ia langsung merogoh saku-nya,…., dan mengeluarkan $ 5….. kasih ke Einstein.

Sekarang…., giliran Abu Nawas….

Abu Nawas : “Apakah yang naik ke atas bukit dengan 3 kaki,…. dan akan turun dengan 4 kaki….???”

Einstein berpikir keras…., dia mengeluar-kan semua ke-geniusan-nya….., melakukan pencarian internet…., dan meminta semua teman-temannya yang cerdas dan genius membantu-nya….., Setelah 1 jam mencari jawaban…, akhir-nya ia memberikan $ 500 pada Abu Nawas……

Einstein sambil penasaran ber-tanya….., “Naahhh…., jadi apa yang naik ke atas bukit dengan 3 kaki dan turun dengan 4 kaki itu…..???”

Abu Nawas tidak ber-suara…., ia merogoh saku…., dan memberi-kan Einstein $ 5…

Abu Nawas…., masih untung $ 490….!!!, ternyata Einstein yang GENIUS itu ber-hasil DI-KADALIN sama si Abu Nawas yang ber-akal BULUS….!

Siapa yang bakal menjadi Einstein….?, dan Siapa yang akan menjadi Abu Nawas…..?, Kita tunggu saja nanti hasil Pil-Pres 9 Juli 2014…….

WHUAKAKAKAKKAAKKKK…….

text

FALSAFAH LIMA JARI

1. Ada si gendut jempol yang selalu berkata baik dan menyanjung.

2. Ada telunjuk yang suka menunjuk dan memerintah.

3. Ada si jangkung jari tengah yang sombong , paling panjang dan suka menghasut jari telunjuk.

4. Ada jari manis yang selalu menjadi teladan, baik, dan sabar sehingga diberi hadiah cincin.

5. Dan ada kelingking yang lemah dan penurut

Dengan perbedaan positif dan negatif yang dimiliki masing-masing jari, mereka bersatu untuk mencapai tujuan ( menulis, memegang, menolong anggota tubuh yg lain, melakukan pekerjaan, dll).

Pernahkah kita bayangkan bila tangan kita hanya terdiri dari jempol semua?
Falsafah ini sederhana namun sangat berarti.

Kita diciptakan dengan segala perbedaan yang kita miliki dengan tujuan untuk bersatu, saling menyayangi, saling menolong, saling membantu, saling mengisi, bukan untuk saling Menuduh, Menunjuk dan Merusak kehidupan org lain… Selamat Pagi…selamat beriaktivitas…

photo

Percayalah,  Nggak Semua Kebahagiaan Bisa Didownload, jadi jangan sedih kalau kuotamu habis

Percayalah,  Nggak Semua Kebahagiaan Bisa Didownload, jadi jangan sedih kalau kuotamu habis

text

Beberapa hal yang dapat mendorongmu untuk tetap bertahan!

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia….

Allah SWT tahu betapa keras engkau sudah berusaha.

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih…

Allah SWT sudah menghitung airmatamu.

Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja…

Allah SWT sedang menunggu bersama denganmu.

Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelepon.

Allah SWT selalu berada di sampingmu.

Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi….

Allah SWT punya jawabannya.

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan…

Allah SWT dapat menenangkanmu

Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan…

Allah SWT sedang berbisik kepadamu.

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan merasa ingin mengucap syukur…

Allah SWT telah memberimu rahmat.

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban…

Allah SWT telah tersenyum padamu.

Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi…

Allah SWT sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.

Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap….

ALLAH SWT MAHA TAHU & MAHA MENDENGAR…

quote

فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
Then which of the favors of your Lord will ye deny?

photo


صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat:

1. Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan,

2. Para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)



صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا


“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat:
1. Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan,
2. Para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)

Following